Dan inilah yang terjadi, acara joget-joget tebar-tebar uang yang semakin diminati ini dibuktikan dengan ternyata stasiun tv lain yang mencoba membuat acara semacamnya (dan mungkin diusahakan lebih menarik dengan bintang yang lebih terkenal atau durasi lebih panjang, atau uang yang lebih banyak, atau joget yang berbeda). Tapi pada intinya ya tadi itu, joget-joget tebar uang. Ironisnya, bukan hanya para laki-laki saja yang menikmati acara tersebut, buktinya di layar kaca juga sering disorot ibu-ibu berjilbab (yang harusnya ada di acara Mamah Dedeh, bukan acara joget), yang juga ceria dan antusias mengikuti jalannya acara dan perintah si tukang joget. Fenomena apalagi ini? Kemana perginya malu?
Nah, kegelisahan ini akhirnya sedikit terjawab dengan pengalaman diri kemarin yang lari sore di Sabuga (dan ketemu keluarga kecilnya Dodi). Kok bisa terjawab? Apa hubungannya? Ternyata setelah saya endapkan lagi, memang sangat berhubungan.
Ini hubungannya (menurut saya):
- Joget = olahraga, karena bergerak, bersenang-senang, akan menghasilkan hormon endorphin yang membuat rasa bahagia.
- Uang = keringat dan prestasi, karena dengan adanya uang yang mereka rebutkan itu (dan yang mereka dapatkan), tentu ada kepuasan tersendiri dan ada rasa menang diantara yang lain yang tidak kebagian uang tersebut.
- Ketemu artis = ketemu teman, dengan ketemunya para jogeters ini dengan artis (yang mungkin idolanya), menimbulkan rasa bahagia lagi sama seperti saya ketemu Nur di Sabuga.
Kebahagiaan yang mereka jogeters dapatkan bagi saya sama dengan keringat yang didapat orang yang olahraga di Sabuga (atau di tempat manapun mereka berolahraga). Itulah yang membuat mereka jogeters datang lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagiiiiii.. Sama seperti olahraga yang juga jadi "candu", walau hujan, panas terik, tetap saja dijabanin, ya sama seperti itulah energi yang men-drive para jogeters untuk tetap Pokoke Joged!
Alhamdulillah di Bandung sudah banyak taman-taman cantik untuk olahraga sekedar jalan kaki, cuci mata, dan peregangan otot, free wifi dimanapun untuk tetap bisa bekerja (dan bersosial media), gratis nikah di pendopo (balaikota kalau ga salah) 1 bulan sekali kalau tidak, mungkin perlu acara joget-joget juga untuk meningkatkan Indeks Kebahagiaan warga Bandung :D. LOL.
No comments:
Post a Comment