Laman

Monday, February 03, 2014

Gebrakan U-19, Pasukan Garuda Muda

Pelatih Indra Sjafri, yang ternyata berulang tahun 1 hari sebelum pertandingan U-19 lawan PSS Sleman di Sleman, Jawa Tengah hari ini (baru cek wikipedia), menurut saya sosok yang fenomenal di dunia persepakbolaan Indonesia. Saya yang bukan penggemar sepakbola bisa meluangkan waktu sejenak untuk menonton dan membaca sepak terjang pasukan Garuda Muda yang berlatih di Batu Malang, Jawa Timur. Sekarang skor sudah 3-1 untuk kemenangan Garuda Muda (hehe, menit 79).

Apa saja yang membuat pelatih ini fenomenal? Menurut saya yang awam sepakbola dan hanya disuguhi kekisruhan PSSI yang terjadi, yang jadinya eneg dengan dunia sepakbola Indonesia, sosok satu ini memang luar biasa keberaniannya. Bukan main-main, dari proses pencarian bakat pemain-pemain yang akan bergabung dengan tim U-19 saja beliau serius menjelajah Indonesia selama 2 tahun. Waktu yang tidak sedikit untuk mencari 11 orang. Bayangkan saja, dari pencarian bakat itu, beliau serius mengeluarkan dana yang tentunya tidak sedikit. Demi apa? Ini adalah contoh nasionalisme jaman sekarang, benar-benar patut diacungi jempol. Ini cerita lengkapnya di link  ini. Hal ini mengingatkan saya pada sebuah film Hollywood yang didasarkan kisah nyata, tentang seorang pelatih basket yang mencari bakat basket ke jalan-jalan, ternyata banyak sekali bakat pebasket yang berkulit hitam, sedangkan pak Pelatih ini berkulit putih. Pada saat masih terjadi pandangan sebelah mata kepada kulit hitam untuk main basket, Pak Pelatih ini berani membela para pemainnya, dan ternyata dibuktikan dengan prestasi yang dicapai timnya, dan hal ini menjadi babak baru perbasketan di Amerika Serikat. Sayang sekali saya lupa judul filmnya, tapi sangat asik nonton film ini, jadi geregetan dan semangat :D.

Kembali lagi ke Pelatih Indra Sjafri, saya pernah menonton beberapa tokoh sepakbola dan salah satu pemain U-19 yang berasal dari Indonesia bagian Timur (lagi-lagi lupa namanya, haduuuh) di KompasTV, dan tampak sekali betapa Pak Tokoh ini benar-benar acungi jempol ke Pak IS (Indra Sjafri). Salah satu tokoh yang diundang lagi adalah orang yang ahli apa ya, seperti matematikasasi olahraga, ya intinya, apa saja dalam olahraga yang bisa dihitung, akan dihitung, termasuk cara-cara latihan apa saja untuk meningkatkan stamina pemain (ini masalah yang selalu dihadapi pemain-pemain Indonesia, kalah stamina, ngos-ngosan). Dan juga pemain U-19 yang dari Indonesia Timur ini dia juga mengatakan bahwa dia harus terus berlatih supaya tetap di tim inti, dan menyadari betul kekurangannya. Disini tampak sekali bahwa Pelatih IS menjadikan pemainnya untuk terus menyempurnakan permainannya, dan tidak merasa nyaman jika sudah dikenal masyarakat.

Lalu, tentang persiapan matang. Pelatih IS ini benar-benar tahu bahwa olahragawan adalah atlit yang memang pekerjaannya atlit, terus berlatih. Dan inilah yang menurut saya kenapa para pesepakbola dunia seperti CR 7 (Christiano Ronaldo), bisa terus menerus berprestasi dan tampak tidak pernah ngos-ngosan sama sekali ketika bertanding (dan dihargai mahal, haha). Inilah yang menjadikan Michael Jordan terus menerus menuntut dirinya sendiri untuk lebih baik dan lebih tinggi lagi berprestasi. Doesnt mean a thing, without a ring, salah satu quote dari MJ (Michael Jordan) yang saya ingat. Dan benar, dia membuktikan bahwa ringnya lebih dari 1. Dia menjadi seorang legenda di dunia basket.

Selanjutnya, gebrakan Pelatih IS ini adalah membawa timnya bertanding dengan tim-tim yang ada di Indonesia. Kenapa hal ini dilakukan? Menurut saya supaya tim U-19 kaya pengalaman tanding, jam terbang istilahnya. Dan saya yakin, dengan bertanding, semua teori dan latihan-latihan akan terpakai dan terasah. Lama-lama, teori yang hanya diingat oleh otak, akan diingat oleh otot pula, inilah yang nantinya dibilang "tendangan spontan", padahal memorinya sudah menjadi memori otot. Ah ini hanya analisa saya orang awam ya, mohon maaf kalau banyak salah. Haha.

Tapi bener lho, saya yakin dan percaya betul dengan Pelatih IS ini akan membawa nama Indonesia harum di persepakbolaan internasional dengan tim U-19nya. Dan semoga ini menjadi permulaan baik untuk kemajuan sepakbola Indonesia. Minimal samalah seperti prestasi olahraga lain seperti bulu tangkis :). Insyaallah. Maju terus Pelatih! Kami mendukungmu!!!!!



Post a Comment