Laman

Wednesday, January 29, 2014

Menciptakan Keberuntungan?

Kemarin malam-malam di radio MQFM, ada perbincangan menarik dari seorang nara sumber trainer anak muda dan juga si pembawa berita. Materi yang dibicarakan adalah bagaimana menciptakan keberuntungan. Apakah keberuntungan itu bisa di set? Apakah memang ada orang yang selalu sial terus dan sebaliknya, orang yang selalu untung terus. Meminjam penjelasan Oprah, "luck is preparation meeting opportunity", artinya keberuntungan adalah ketika kesiapan kita bertemu dengan kesempatan/peluang. Tidak dikatakan seseorang beruntung jika dia tidak siap walaupun dia sedang menghadapi peluang.

Sedangkan menurut Islam ya keberuntungan itu adalah ketika hari ini lebih baik dari hari kemarin. Al Qur'an banyak menuliskan tentang "orang-orang yang beruntung". Ini salah satu linknya, salah satunya adalah orang yang menjadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidup. Fiuh, tampak berat sekali keberuntungan menurut Al Qur'an ini, tapi ya memang seperti itulah yang difirmankan, jadi kita mari berlomba-lomba melakukan amalan-amalan orang-orang yang beruntung. Insyaallah.

Nah, kembali ke menciptakan keberuntungan versi Oprah tadi, ada beberapa hal yang mesti dilakukan untuk menjadi beruntung. Btw, ada ga sih diantara kita yang merasa "selalu sial", "gagal", dan tidak pernah berhasil mencapai cita-cita? Pasti ada, lha wong manusiawi, tiap orang pasti ada lowest  point, dan disitulah ia merasa gagal. *lho kok curhat? haha*. Baiklah, ini beberapa hal yang mesti dilakukan untuk menciptakan keberuntungan:
1. Menjadi orang ekstrovert dan open minded, terbuka terhadap ide-ide baru
2. Bersilaturahim, mengenal banyak orang tentu akan membuka lebih banyak peluang daripada mengenal orang yang lebih sedikit

Dan hal-hal lain yang saya lupa nyatetnya. Intinya, ada memang orang yang seakan-akan "jalan hidupnya" dipenuhi keberuntungan, keputusan-keputusan tepat, dan hal-hal yang tepat pada waktunya dibutuhkan. Misal, pas butuh mobil, pas menang undian :D. Dan ternyata itu ada pola dan bisa diciptakan. Dan saya yakin, hal itu bisa dilakukan walau ada orang yang mengaku paling sial sedunia, asal memang mau berubah.

Nah, berhubungan lagi dengan perubahan, saya rasa Bandung sedang dirundung keberuntungan yang luar biasa dengan punya pemimpin seperti Kang Emil (halah kayak yang kenal, haha). Lho ini serius, gimana ga beruntung coba, kota Parijs Van Java ini akan dipimpin selama 5 tahun oleh orang yang benar-benar mengerti Urban Design untuk tata kota sekelas Bandung. Dengan kerja beliau yang baru beberapa bulan saja, perubahan sudah tampak dimana-mana. Perbaikan jalan, kebersihan gorong-gorong, pembangunan taman-taman agar menarik, dan lain sebagainya yang buanyak itu, tentu tidak lepas dari peran pemimpin, dan juga peran pemilih yang sudah nyoblos pasangan Ridwan Kamil-Oded di pilkada kemarin. Nah, sekarang, kalau ada yang bilang Bandung sedang beruntung, bayangkan, sebenarnya yang menentukan "keberuntungan atau kebuntungan" Bandung itu sendiri siapa? Rakyat Bandung yang menyoblos toh? Jadi, saya sangat percaya, bahwa keberuntungan itu bisa diciptakan.

Marilah kita ciptakan keberuntungan-keberuntungan kita dan orang-orang di sekitar kita. Aamiiin.
Post a Comment