Laman

Wednesday, September 25, 2013

Positioning Yourself

Bismillahirrohmaanirrohiim.

Assalamu'alaikumwrwb, 
Lagi pengen nulis tentang hal yang greget banget, berasa dapet banget hidayahnya sampe bener-bener sering mengulangi hal ini. Bahwa hal ini penting banget dan bener-bener ga mudah untuk dilakukan, walau ada juga yang gampang banget melakukan sampai akhirnya bener berhasil. 

Apakah itu? Hehe. 

Itu adalah mem-positioning-kan diri sendiri. Ini bukan termasuk bahasa Vickynisasi ya, hehe, soalnya emang apa coba bahasa Indonesianya. Mau cerita dulu ah, kenapa kok tiba-tiba mudeng dengan hal ini. 

Suatu hari di bulan ini (atau bulan lalu), ga sengaja (pasti sudah diatur skenarionya oleh Allah SWT), berdua sama suami ketemu dengan teman lama dan istrinya. Kenapa lama? Emang lamaaaa banget ga ketemunya. Ketemu terakhir sebelum mereka menikah, dan itu tahun 2009. Lama banget kan? Ketemunya pun di tempat makan jl. Gelap Nyawang, di langganan makan suami, yaitu si soto betawi :D. 

Nah, di situlah, ketemu dengan Dedy Dahlan dan istri yang usut punya usut ternyata sekarang sudah menjadi penulis kondang. Beliau ternyata pernah masuk di acara Stand Up Comedy di salah satu stasiun tv, 2 kali lho! Tapi beliau memutuskan untuk ga ikutan lagi. Kenapa coba? Bukan karena ga dipanggil lagi, bukan karena juga ga lucu. Tapi alasannya cuman satu, which is ini alasan basic banget. Yaitu, karena beliau ga mau dikenal sebagai comic. That's it. 

Padahal potensi nih lagi ada, istilahnya kalau mau make aji mumpung, ini mumpung banget nih. Acara lagi booming, istilahnya mah, bisa sabet sana sabet sini. Tapi bisa ga fokus ya jadinya? Beliau ingin dikenal sebagai Passion Coach. Walah apa pula itu Passion Coach? Hehe, kayaknya mesti beli buku beliau deh supaya ngerti. Yang penasaran, ini link FB beliau: https://www.facebook.com/dedydahlan

Nah, setelah pertemuan itu, kami (saya+suami) ikut semacam pelatihan untuk duta-duta untuk sebuah lembaga yang bertajuk DebtFree Center, diadakan oleh IIBF , yang pembicara-pembicaranya adalah pebisnis beneran, bukan motivator. "Pembicara" utamanya, Bapak Heppy Trenggono, seorang pengusaha sukses yang menjadi Ketua Gerakan Beli Indonesia dan Presiden IIBF menyatakan bahwa penting sekali untuk menentukan positioning diri. Kitalah yang menentukan bagaimana orang mempositionkan diri kita. Hehe, begitulah ya kira-kira. Kok rada mbulet ya? Hihi.

Terus, dibahas lagi sama suami lah tentang kata positioning diri ini. Dan bener banget, banyak sekali peluang yang lewat, misal contoh tadi tentang Dedy Dahlan, tapi beliau tetep stick to the plan bahwa ingin dikenal sebagai Passion Coach. 

Jadi, ingin sebagai apakah kita dikenal di dunia? Berkenaan dengan profesi yaaa.. 

Ini link tulisan dari Presiden IIBF mengenai Positioning Diri, silakan disimak dan semoga bermanfaat ^_^. 


Wassalamwrwb

Post a Comment